Kisah Cinta Real Madrid dan Bintang-bintang Piala Dunia

Bandar Bola Terbaik – Real Madrid merupakan club yang sama dengan penerimaan fantastis. Di tiap-tiap musim panas, Los Blancos hampir tidak sempat tidak hadir ‘menggoyang’ lantai bursa. Itu juga yang umumnya berlangsung sesudah acara Piala Dunia. Pemain-pemain yang bercahaya di Piala Dunia umumnya secara langsung diawasi oleh Madrid, yang memang mempunyai kemampuan finansial besar sekali. Itu seperti telah berubah menjadi suatu Bandar Bola ‘kewajiban’ buat mereka. Sekurang-kurangnya sesudah lima Piala Dunia yang paling akhir, tetap ada pemain bintang yang pindah ke Madrid. Tetapi ‘kisah cinta’ Madrid dengan bintang-bintang Piala Dunia ini tidak tetap selesai indah. Ada yang dapat penuhi keinginan, tetapi ada juga yang tidak berhasil tampilkan perform memuaskan. Piala Dunia 1998 di Prancis adalah Piala Dunia perdana buat Kroasia menjadi negara merdeka. Kroasia mencatatkan prestasi mengagumkan, lolos hingga sampai semi final tetapi kalah melawan Prancis, serta pada akhirnya finish juara tiga. Kroasia saat itu diperkokoh pemain-pemain berkelas.

Davor Suker, Zvonimir Boban, Robert Prosinecki, serta Robert Jarni merupakan beberapa salah satunya. Jarni adalah salah satunya pilar terpenting dibalik keberhasilan Kroasia. Walau umur telah 30, tetapi kemampuannya menyisir sayap kiri masih mempesona. Tidak hanya cetak satu gol (hanya satu gol internasionalnya) dalam kemenangan 3-0 melawan Jerman di perempat final, Jarni juga membuat assist untuk gol pembuka oleh Prosinecki dalam kemenangan 2-1 atas Belanda di kompetisi persaingan perebutan tempat ke-3. Musim panas 1998, Jarni diambil Coventry City dari Real Betis sejumlah £2, 6 juta.

Lihat Juga :  Nasib Joe Hart Kembali Tak Menentu, Pep Guardiola Carikan Solusi

Bandar Bola Terpercaya -Tetapi bersamaan impian Madrid untuk mendapatkannya, cuma satu minggu berselang (tanpa sekalinya bermain untuk Coventry), Jarni secara langsung dilego ke Santiago Bernabeu. Tidak dikit yang beranggapan jika transfer ini adalah strategi Madrid serta Coventry. Masalahnya Betis dari pertama benar-benar tidak bersedia jual pemain yang berkaitan ke Madrid. Di Madrid, Jarni kesusahan masuk starting line-up. Seringkali dia cuma duduk di bangku cadangan atau jadi pemain pengganti di dalam pertandingan. Hanya satu gol Jarni untuk Madrid merupakan saat menang 5-1 lawan Extremadura pada 31 Oktober 1998. Cuma satu musim di Madrid, Jarni lalu dilepaskan ke Las Palmas yang bermain di Segunda. Di final 1998 melawan tuan-rumah Prancis, Ronaldo tidak berhasil menolong Brasil juara. O Fenomeno tampak jauh dibawah standard terbaik, serta Selecao kalah 0-3.

Ronaldo menebusnya di Korea-Jepang 2002. Sembuh dari cedera yang meneror kariernya, Ronaldo membawa Brasil mencapai titel juara Piala Dunia mereka yang ke lima. Di kompetisi itu, Ronaldo juga menyapu Sepatu Emas karena catatan delapan golnya. Ronaldo membobol gawang semuanya lawan di kompetisi ini, terkecuali Inggris di set perempat final. Di final melawan Jerman, Ronaldo cetak dua gol serta menyamakan rekor 12 gol Piala Dunia punya Pele. Musim panas itu, Ronaldo diambil Madrid dari Inter Milan. Bekas pemain Barcelona itu adalah sisi dari masa Galacticos, yang mencakup Zinedine Zidane, Luis Figo, Roberto Carlos serta David Beckham. Lima musim menguatkan Madrid, sebelum gabung AC Milan pada Januari 2007, Ronaldo cetak 104 gol dalam 177 tampilan. Sepanjang itu, dia ikut menolong Madrid mencapai dua gelar La Liga dan semasing satu titel Piala Interkontinental serta Supercopa de Espana.

Lihat Juga :  Everton dan West Ham Akan Salip Liverpool Kejar Bek Kroasia

Baca Juga Artikel Terkait :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme